Me, Flor.

Aku Flor. The one and only Flor in the world! Salam kenal.

Hanya Flor, oke? Bukan Flora (I’m not some damned plants), atau Florence, atau Flores. Flor saja, gak pake embel-embel apapun. I’m FLOR, derived from Floating Around. You could guess why I choose that name.

Flor is a girl, kalo kamu gak nyadar. A girl, not a woman, karena dia kena penyakit Peter Pan Syndrome, yaitu gak pengen dewasa. Jadi, please don’t mention my age.

Entah kenapa, aku sering diquote sama Rein. Mungkin, Flor bijak. And Rein, copyright please…cough cough.

Meski Flor suka guling-guling di kasur, she loves travelling too (dan juga artis jepang). Travelling untukku itu fungsinya sebagai terapi, untuk menenangkan otak. And for finding my final destination, my own home. Bisa dibilang, aku itu anak ilang yang ngerasa enggak cocok di tempatnya sekarang. Yup. Flor itu keturunan campuran yang ayah-ibunya tinggal dan lahir di jawa, kemudian pindah ke Bandung dengan adat yg bener-bener berbeda. Flor gak punya kampung atau suku. Flor itu hasil dari globalisasi

That’s why I am so fascinated with different cultures from the world.

Tapi, hal yang paling Flor suka dari travelling adalah cerita berbeda yang didapet dari jalan-jalan itu. Pengalaman, Flor suka menumpuk pengalaman karena suatu hari nanti Flor ingin jadi penulis novel, atau travel writer, atau scriptwriter, atau kesemuanya.

Jodoh? Haha. Aku cuma bisa ketawa. Really. Kalau ketemu waktu travelling sih amiin deh, kalau gak ketemu ya gak apa-apa. Biarin Rein duluan deh, tapi sisain ya?

Unlike Rein, Flor lebih suka jadi flashpacker daripada backpacker. Aku lebih suka mencari cara jalan- jalan koper dengan harga miring. Harganya gak jauh-jauh amat dari backpacker kere tapi kualitasnya beda. Tapi Flor gak masalah kalo harus ngegembel buat ngirit. Dan sebagai cewek, Flor itu perhatian sama skin care walau sambil jalan-jalan., enggak seperti Rein…ehem. Flor also loves to find a way of living and looking healthy while travelling. Wlaupun cewek dan conscious of appearance, kamu bisa kok jadi nomad traveler.

Now, Flor is still studying at the same university as Rein. Bleh. Jadi, mungkin jalan-jalannya masih terbatas. Tapi Flor punya planning dan tips-tips travelling yang boleh deh dilihat sebentar…

So.
This is our blog, Rein’s and Flor’s creation.. Girls, be nomad. Blog yang dibuat untuk membuktikan cewek pun bisa jadi nomad traveler, bahwa impian kita, dua cewek aneh, seabsurd dan sengawang-ngawang apapun bisa kita capai. This is our first step to be a nomad traveller. God bless us.

Read it, comment it, and follow
And we will watching you,
Always.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s